Rabu, 30 November 2016

Jamaah Haji Bertato dari Australia Ini Menarik Perhatian Jutaan Orang.!! Sungguh Mengejutkan Ternyata Dia Sebenarnya...

Dari kejauhan, langkah delapan pria berihram itu melambat karena beriringan
dengan ribuan jamaah yang ingin memasuki Masjidil Haram via gerbang King Abdul Aziz Gate. Di tengah kaki anak tangga mereka menghentikan langkah kaki dan memandang Kakbah, pada 2 September kemarin.

Tak ragu, wartawan Okezone pun mendekati pria-pria berperawakan tegap dan berpenampilan mirip satu sama lain itu.

















Sebenarnya... “Assalamualaikum, ya hajj. I’m Saiful from Indonesia.”
“Our brother from Java. Nice to meet you, Saiful,” ujar salah satu pria dalam rombongan haji yang ternyata berasal dari Australia tersebut.

Dari balik kain ihram tersebut, tampak tubuh gempal mereka dihiasi tato bermotif sayap, tulisan, dan tribal, mulai dari badan hingga betis. Penampilan mereka terbilang unik karena berkepala plontos dengan panjang jenggot sekira 15-20 sentimeter. Namun, wajah mereka berseri-seri dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya. Sangat ramah dan supel di hadapan orang yang baru mereka kenal.

BACA JUGA :

Salah satu dari mereka mengaku bernama Ismail. Melihat wajahnya, ia baru berusia sekira 30 tahun. Ketika saya bertanya beberapa hal, ia tampak paling antusias bercerita. Ternyata dia mualaf.
“Why did you tattoing?” (Kenapa km bertattto?)
Ismail menjawab, “It’s my past time when I’m seventeen. May Allah forgive me.” (ini adalah masa laluku saat masih 17th, semoga Allah mengampuniku)
Kelima Muslim asal Negeri Kanguru ini mengaku dulunya Nasrani. Selepas kuliah, mereka mengenal agama Islam dan tergabung dalam sebuah organisasi resmi yang menaungi umat Islam di Australia.
Kita doakan untuk saudara-saudara muslim kita yang saat ini menunaikan ibadah haji...
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا
"Semoga Allah menganugerahkan haji yang mabrur, usaha yang disyukuri dan dosa yang diampuni."


Aamiin....


MASYAALLOH..!!! Membaca Surat ini Setiap Malam, Akan Terhindar dari Kefakiran dan Kemiskinan Selama-lamanya...Aamiin...


Al-Waqi'ah adalah satu diantara surat dalam Al-Qur’an yang mempunyai keutamaan sebagai pembuka pintu rejeki. Surat ke-56 ini diisi kandungan iman serta tauhid, bukti kekuasaan Allah SWT dan ada hari kebangkitan. Rasulullah SAW pernah bersabda, kalau siapa yang teratur membaca surat ini, bakal terlepas dari kefakiran selamanya.

Satu kisah bercerita cerita teman dekat Nabi Muhammad SAW bernama Abdullah bin Mas’ud yang begitu miskin tengah hadapi sakartul maut. Waktu di tanya apa pemberian yang dikehendaki untuk ditinggalkan pada anak-anaknya, jadi Abdullah menjawab, Ia tak membutuhkan hal itu lantaran telah mewasiatkan mereka untuk membaca Surat Al Waqiah sehari-hari supaya terlepas dari kemiskinan. Menurut dia Rasulullah senantiasa mecontohkan hal itu sebagai amalan pembuka rejeki.

Al Waqiah memanglah jadi surat yang populer dengan khasiatnya untuk menghadirkan rejeki. Hal semacam ini berdasar pada banyak hadis Nabi Muhammad SAW. Sa’ad Al Mufti menyampaikan, kalau hadis-hadis mengenai keutamaan Al Waqiah sebagai pembawa rejeki ini sahih. Di bawah ini keutamaan serta manfaat Surat yang mempunyai 96 ayat ini.

Keutamaan serta Manfaat Surat Al-Waqiah
1. Bila surat ini dibacakan tiap-tiap malam, jadi Allah SWT bakal menghindari manusia dari kefakiran serta kemiskinan selamanya. Karenanya Nabi Muhammad SAW menghimbau supaya suami menyuruh istri serta anak-anaknya untuk membaca surat ini tiap-tiap malam.

“Siapa yang membaca Surat Al Waqiah tiap-tiap malam jadi dia akan tidak tertimpa kefakiran serta kemiskinan selama-lamanya. Serta Surat Al Waqiah yaitu surah kekayaan, jadi bacalah ia serta sampaikan pada anak-anakmu semuanya. ”
 “Ajarkanlah Surat Al Waqiah pada isteri-isterimu. Kerana sebenarnya ia yaitu surah Kekayaan. ” (Hadis kisah Ibnu Ady)
2. Beberapa ulama memfatwakan kalau dengan membaca surat ini sehari-hari serta malam dalam satu majlis sejumlah 40 kali, sepanjang 40 hari juga, jadi Allah bakal mempermudah rejekinya dengan tanpa ada kesukaran serta mengalir selalu dari pelbagai penjuru dan barokah juga.

3. Siapa yang mengamalkan untuk membaca surat ini sejumlah tiga kali ba’da Subuh serta Isya, maja akan tidak berlalu saat satu tahun itu tetapi ia bakal jadikan seseorang yang hartawan lagi dermawan.
4. Bila surat ini dibacakan di segi mayat atau orang yang tengah nazak, Insya’Allah di permudahkan untuk roh keluar dari jasadnya. Surat ini dapat dibaik dibcakan saat menjenguk orang sakit, jadi aka diringankan sakitnya oleh Allah. Baik juga dibacakan pada orang yang bakal melahirkan, supaya sistem persalinanya jadi lancar.

5. Al Waqiah juga dapat menghadirkan rejeki yang begitu berlimpah seperti air bah, bila dalam amalannya dengan diawali berpuasa sepanjang 1 minggu yang diawali pada hari Jumat. Sepanjang melakukan ini mesti teratur membaca surah ini sesudah habis shalat sampai Jumat selanjutnya. Sesudah usai amalan ini jadi akan perbanyak sedekah, lalu menjadikan surat ini sebagai amalan teratur dari pagi sampai malam, insyaallah rejeki mengalir seperti air bah.

6. Bila jadikan surat ini jadi wirid, jadi Allah SWT memberi keringanan serta kesenangan selamanya.
Telah siapkah Anda untuk mempraktikkan? Ayat-ayat Allah memanglah senantiasa memberi keberkahan. Spesial untuk Al Waqiah telah beberapa orang yang mempraktikan peroleh kebenaran dari hadis-hadis sebagai sabda Nabi Muhammad ini. Bacalah Surat Al Waqiah ini dengan hati yang ikhlas memohon rezki dari-Nya. Dalam kemauan kita dengan rejeki yang banyak kita bisa beribadat kepadaNya serta bikin amal jariah. Insyaallah Allah SWT memperkenankan doa-doa kita

BACALAH DZIKIR INI...!! JIKA TERBANGUN TENGAH MALAM,,,NISCAYA DOA APAPUN AKAN DIKABULKAN,,,AAMIIN,,,UNTUK SAHABAT MUSLIM TOLONG SEBARKAN...!!!

Tidak semua mengalami tidur yang nyenyak,terkadang ada suatu hari dimana kita di tengah malam terbangun dengan tidak di sengaja,alangkah bahagia nya jika kita terbangun di tengah malam hari,karena jika kita terbangun di malam hari maka kita bisa mengerjakan Shalat khiamullail,atau shalat pada malam hari.


Namun di samping itu,ada sebuah Hadist yang menceritakan bahwa jika kita terbangun di malam hari dan kemudian membaca do'a di bawah ini,maka Hajat nya atau Doa nya akan cepat terkabul,dan Hadist ini pun Soheh,jadi alangkah senang nya jika kita terbangun di malam hari dan kemudian membaca Dzikir di bawah ini :



-Laa ilaa ha illallah wahdahu laa syarikalahu Lahulmulku walahul hamdu wahuwa'ala qulli syai'in qodir ,Subhanallah walhamdulillaah walaa ilaa ha illallaah wallahu akbar walaa haula wala quwwata illa billahil'aliyyil adzim

Artinya : Tiada sesembahan yang berhak di sembah ke cuali Allah,hanya dia tiada sekutu bagi-Nya,milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya segala pujian,dan Dia (Allah) maha kuasa atas segala sesuatu,segala puji hanya bagi Allah,Maha Suci Allah,tiada sesembahan yang berhak di sembah kecuali Allah,Maha Besar Allah,tiada daya dan upaya,melainkan dengan pertolongan Allah.

Dan kemudian setelah membaca Dzikir di atas kemudian anda berdo'a,

Dari Ubadah bin Ash-Shamit r.a,Nabi Muhammad Saw bersabda : "Barang siapa  yang terbangun dari tidur nya pada malam hari,kemudian dia mengucaokan "La ilaaha illallah wahdahula syariikalahu,lahul mulku walahul hamdu wa huwa alaa qulli syai-in qadir,alhamdulillah wasubhanallah wa la ilaha illallah wallahu akbar,walaa haula walaa quwwata illa billah"Kemudian dia berkata,"Ya Allah ampunilah aku atau dia memanjatkan do'a hal tersebut ( istighfar maupun do'a itu)akan di kabulkan,kemudian jika dia berwudhu lalu mendirikan Shalat,maka shalat nya tersebut akan di terima (di sisi Allah)" (H.R. Al-Bukhari,dan ibnu Majah)
Semoga Bermanfaat.. 

37 Tanda Bahwa Kamu Lebih Cinta Dunia

37 Tanda Bahwa Kamu Lebih Cinta Dunia
Waspadalah, Inilah Tanda-tanda Jika Hati Anda Telah Terpaut dengan Dunia :
1. Anda tidak bersiap siap saat waktu shalat akan tiba.
2. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun membuka lembaran Al Qur’an lantaran Anda terlalu sibuk.
3. Anda sangat perhatian dengan omongan orang lain tentang diri Anda.
4. Anda selalu berpikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta Anda semakin bertambah.
5. Anda marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahwa perbuatan yang Anda lakukan adalah haram.
6. Anda terus menerus menunda untuk berbuat baik. “Aku akan mengerjakannya besok, nanti, dan seterusnya.”
7. Anda selalu mengikuti perkembangan gadget terbaru dan selalu berusaha memilikinya.
8. Anda sangat tertarik dengan kehidupan para selebriti.
9. Anda sangat kagum dengan gaya hidup orang-orang kaya.
10. Anda ingin selalu menjadi pusat perhatian orang.
11. Anda selalu bersaing dengan orang lain untuk meraih cita-cita duniawi.
12. Anda selalu merasa haus akan kekuasaan dan kedigdayaan dalam hidup, dan perasaan itu tidak dapat dibendung.
13. Anda merasa tertekan manakala Anda gagal meraih sesuatu.
14. Anda tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil
15. Anda tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.
16. Anda tidak kuasa berbuat sesuatu yang diridhai Allah hanya karena perbuatan itu bisa mengecewakan orang lain
17. Anda sangat perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin Anda miliki.
18. Anda merencanakan kehidupan hingga jauh ke depan.
19. Anda menjadikan aktivitas belajar agama sebagai aktivitas pengisi waktu luang saja, setelah sibuk berkarir.
21. Anda memiliki teman-teman yang kebanyakannya tidak bisa mengingatkan Anda kepada Allah.
21. Anda menilai orang lain berdasarkan status sosialnya di dunia.
22. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun terbersit memikirkan kematian.
23. Anda meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.
24. Anda merasa sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.
25. Anda tidak kuasa mengubah gaya hidup Anda yang suka berfoya-foya, walaupun Anda tahu bahwa Allah tidak menyukai gaya hidup seperti itu.
26. Anda senang berkunjung ke negeri-negeri kafir.
27. Anda diberi nasihat tentang bahaya memakan harta riba, akan tetapi Anda beralasan bahwa beginilah satu satunya cara agar tetap bertahan di tengah kesulitan ekonomi.
28. Anda ingin menikmati hidup ini sepuasnya.
29. Anda sangat perhatian dengan penampilan fisik Anda.
30. Anda meyakini bahwa hari kiamat masih lama datangnya.
31. Anda melihat orang lain meraih sesuatu dan Anda selalu berpikir agar dapat meraihnya juga.
32. Anda ikut menguburkan orang lain yang meninggal, tapi Anda sama sekali tidak memetik pelajaran dari kematiannya.
33. Anda ingin semua yang Anda harapkan di dunia ini terkabul.
34. Anda mengerjakan shalat dengan tergesa-gesa agar bisa segera melanjutkan pekerjaan.
35. Anda tidak pernah berpikir bahwa hari ini bisa jadi adalah hari terakhir Anda hidup di dunia.
36. Anda merasa mendapatkan ketenangan hidup dari berbagai kemewahan yang Anda miliki, bukan merasa tenang dengan mengingat Allah.
37. Anda berdoa agar bisa masuk surga namun tidak sepenuh hati seperti halnya saat Anda meminta kenikmatan dunia.

ALLOHUAKBARR..!!! Tentara Muslim Jepang Ini Mau Dilecehkan Oleh Komandannya, Namun Tak lama Kemudian Mukjizat Terjadi Berkat Pertolongan ALLAH...

ALLOHUAKBARR..!!! Tentara Muslim Jepang Ini Mau Dilecehkan Oleh Komandannya, Namun Tak lama Kemudian Mukjizat Terjadi Berkat Pertolongan ALLAH...

Islamiqpos - Kisah ini terjadi di Jepang terhadap seorang Tentara Yang Muslim Seorang pria muda yang bekerja di Angkatan Darat Jepang yang selalu dihina karena ia percaya kepada ALLAH SWTSuatu hari kaptennya berniat untuk mempermalukan dia dihadapan para tentara.

Ia memanggil anak muda tersebut dan berkata : anak muda kemarilah, ambil kunci ini dan parkirkan mobil jeep itu didepan.Anak muda tersebut menjawab : “saya tidak bisa menyetir mobil kapten,”Sang kapten berkata : ” baiklah kamu meminta PERTOLONGAN dari TUHANmu , TUNJUKKAN BAHWA DIA ADA ,Anak muda tersebut mengambil kunci mobil dan melangkah ke jeep tersebut dan Mulai Berdoa, anak muda itu memarkirkan jeep tersebut dengan baik dan sempurna di tempat yang kaptennya inginkan, anak muda tersebut keluar dari jeep itu dan melihat mereka semuanya Menangis,Mereka bersama-sama mengatakan : ” Kami mau melayani TUHANmu”Tentara muda tersebut kaget dan bertanya : “apa yang terjadi” ?Kapten tersebut menangis membuka kap mesin jeep tersebut lalu menunjukkan kepada anak muda tersebut bahwa mobil tersebut sebenarnya tidak ada mesinnya.Lalu anak muda tersebut berkata : ” Lihatlah, Inilah TUHAN yang aku layani,TUHAN yang BISA MELAKUKAN yang TIDAK MUNGKIN menjadi mungkin, TUHAN yang MEMBERIKAN HIDUP kepada apa yang tidak ada, Anda mungkin berpikir masih ada banyak hal yang “tidak mungkin bisa terjadi “, TETAPI BERSAMA TUHAN SEMUANYA BISA TERJADI .. لا إله إلا الله  محمد رسول الله“Tiada Tuhan kecuali Allah, Nabi Muhammad adalah utusan Allah”Kepada Anda yang telah membaca kejadian ini, tolong di share pada yg lain. [suaracitizen.com]

Tolong Pahamilah!!! Jika Aku Terdiam & Marah, Bukan Berarti Aku Berhenti Mencintaimu

Tolong Pahamilah!!! Jika Aku Terdiam & Marah, Bukan Berarti Aku Berhenti Mencintaimu

Dalam menjalani sebuah tali ikatan cinta tentu sebuah konflik dan perselisihan itu mesti ada, dan ini sangatlah fitrah dalam menjalani hubungan. Hal inilah yang dinamakan romantika asmara yang harus Anda jalani bersama. Ketika dua insan memutuskan untuk memilih satu jalan yang sama, sulit untuk menghindari kerikil dan bebatuan yang ada. Suka tak suka, mau tak mau semua itu harus dilewati bersama untuk mencapai tujuan yang satu "kebahagiaan".

Apabila saat ini hubunganmu sedang mengalami cek-cok, atau ada sebuah perselisihan yang kalian berdua hadapi, jangan sampai itu jadi alasan untuk saling membenci satu sama lain. Justru jadikan itu bagian untuk bisa saling mendewasakan diri dan membuat hubungan makin erat dan harmonis. Rasa marah kadangkala terjadi bukan karena ada rasa benci tapi proses untuk bisa lebih saling memahami.


#Kemarahan yang Ada Jadi Tanda Kalau Ada Sesuatu yang Harus Diselesaikan Bersama

Kemarahan itu bisa muncul karena ada sumber pemicu. Dan penyebab itulah akar masalahnya. Kamu jadi tahu kalau ada masalah yang harus diselesaikan. Sehingga bersamanya kamu akan mencari jalan keluarnya. “In love, it is better to know and be disappointed, than to not know and always wonder.” - Michael S. McKinney

Akan jauh lebih baik bagimu untuk merasa marah dan kecewa daripada emosi yang ada hanya dipendam tanpa diluapkan. Semakin ketahuan sumber masalahnya, semakin cepat konflik yang ada untuk diselesaikan bersama. Tak perlu ada


prasangka buruk atau saling menyalahkan satu sama lain. #Rasa Marah Itu Jadi Bukti Kalau Komunikasi Bisa Lebih Saling Terbuka


Dirimu dan dirinya kini bisa saling mengungkapkan kemarahan dan kekesalan masing-masing. Di sisi lain mungkin itu jadi hal yang menyakitkan apabila diungkapkan. Tapi di sisi yang lain, hal itu bisa jadi pertanda kalau komunikasi yang terjalin sudah lebih terbuka. Kamu percaya kalau pasanganmu juga akan membantumu ketika kamu menunjukkan masalah yang ada. Ada kepercayaan dan komitmen yang sudah kamu bangun dalam hubungan itu, sehingga kalau ada masalah kamu tak menyembuny
ikannya lagi.

#Ada Warna Baru yang Dibutuhkan dalam hubunganmu

Kemarahan itu bisa muncul karena berbagai macam sebab yang menjadi sumber pemicu. Namun, satu hal yang pasti, kamu dan dia sedang sama-sama berproses ketika muncul konflik atau perselisihan. Disini Anda akan berproses untuk jadi lebih dewasa dan bijaksana. Berproses untuk membuat hubungan tetap langgeng dengan berbagai warna baru yang lebih indah. "Love is a renewable resource” - Blanshard & Blanshard.

Konflik dan pertengkaran itu semacam sinyal. Sinyal yang menyadarkanmu kalau ada warna baru yang perlu ditambahkan dalam hubunganmu. Perlu sesuatu yang baru agar sama-sama bisa kembali bahagia berdua. Tak perlu saling menyalahkan atau malah merugikan satu sama lain. Juga tak ada yang kalah atau menang.

Ingatlah. Marah bukan berarti saling membenci atau berhenti mencintai. Mungkin itu hanya jeda untuk bisa mengingatkan kita betapa berharganya seseorang yang kita sayangi tersebut. Mungkin itu juga jadi pengingat kalau tak ada diri kita yang lebih sempurna dari yang lain. Setiap hubungan pasti ada masalahnya sendiri-sendiri, tinggal bagaimana kita sama-sama menyikapi itu semua dan mencari jalan keluar terbaik demi terciptanya tujuan bersama. (Bersambung) Share Artikel ini bila dirasa bermanfaat untuk semua.a

Para Suami Bacalah..!!!! Bahagiakan Hati Istrimu, Maka Rejeki Akan Mengejarmu, SHARE ya BUN.. ^_^

Para Suami Bacalah..!!!! Bahagiakan Hati Istrimu, Maka Rejeki Akan Mengejarmu, SHARE ya BUN.. ^_^

Siapa yang tidak ingin mendapatkan rezeki yang berlimpah khususnya dalam kehidupan rumah tangga? Rezeki yang paling baik adalah yang diberkahi oleh Allah. Katanya, dengan membahagiakan istri maka bisa membuka pintu rezeki menjadi lebih lebar dari biasanya. Benarkah demikian?

Apakah hubungan antara rezeki yang lancar dengan istri yang bahagia? Dikutip dari islam.com dari laman Tribunnews.com (15/7/15), simak penjelasan berikut ini;

Perasaan bahagia seorang istri bisa dirasakan oleh anggota keluarga yang lain. Jika istri merasakan kebahagiaan, maka seluruh anggota keluarga juga akan bahagia. Jika istri bisa hidup dengan positif, maka semua anggota keluarganya juga bisa hidup dengan positif. 
Istri yang bahagia dan merasa bersyukur akan menarik hal-hal yang positif dalam keluarga karena Allah akan memberikan lebih banyak rezeki bagi mereka yang senantiasa bersyukur. 

Istri yang merasa bahagia bisa menjadi partner yang baik bagi suaminya mencari rezeki maupun menjadi tempat kembali yang menenangkan setelah sang suami mencari rezeki. Hasilnya, suami akan merasakan semangat mencari rezeki pada hari esok. 

Istri yang merasakan kebahagiaan akan selalu mendukung sang suami dalam keadaan apapun dan bagaimana pun sehingga sang suami tidak akan pernah kehilangan dukungan meskipun dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Jadi suami bisa memiliki semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan. 

Istri yang bahagia bisa diandalkan untuk mendidik anak-anaknya menjadi anak yang bahagia dan juga berguna. Rezeki bisa datang dari manapun termasuk dari anak. Rezeki bukan hanya berupa uang tetapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dalam wajah yang bahagia setiap hari.

Itulah beberapa alasan mengapa sang istri yang bahagia bisa memperlancar rezeki suami. Kebahagiaan sang istri bisa menular pada suaminya dan anggota keluarga yang lain sehingga suami memiliki energi yang lebih positif untuk bekerja mencari rezeki.[Radar Islam/ Tribun]


Astagfirullohaladzim..!!! Sebenarnya Kalian Menutup atau Membungkus Aurat????

Astagfirullohaladzim..!!! Sebenarnya Kalian Menutup atau Membungkus Aurat????

Saat ini banyak sekali para kaum hawa yang berhijab masih belum tau bagaimana sih berhijab yang benar . justru antara berhijab syar’i dengan menutup aurat dan membungkus banyak sekali yang membungkus aurat artinya apa?,artinya para kaum hawa memakai jilbab hanya sekedar memakai tetapi belum tahu arti berhijab sesungguhnya.


Fenomema seperti ini biasanya disebut jilboobs yang sekarang ini masih ngetren dikalangan kaum hawa.kita sebagai kaum wanita seharusnya tahu perbedaan membungkus badan danmenutup badan .membungkus badan adalah menutup badan dengan pakaian-pakain yang ketat yang masih menampakkan keindahan lekuk tubuh nya seperti kaos ketat ,kemeja ketat,menggunakan celana jeans ketat serta menggunakan laging tanpa ditutupi oleh pakaian longgar dan juga menggunakan jilbab yang super kecil tanpa menutupi dadanya.


Sedangkan berjilbab syar’i atau jilbab dengan cara menutup adalah menutup semua aurat seluruhnya dengan pakaian yang longgar yang menutupi seluruh tubuhnya kecuali telapak tangan ,sedangkan telapak kaki bisa menggunakan kaos kaki.sedangkan bagian kepala menggunakan jilbab yang besar tidak nerawang dan menutupi dada kecuali muka.

Apakah kita para kaum hawa tidak menyayangkan diri kita jika kita membungkus lekukan tubuh kita dan bukanya saling mendapatkan pahala , antara kita yang memakai dan melihat justru kita akan dosa dan saling mendosakan buat lelaki yang bukan muhrim kita untuk melihatnya.
Sekarang para kaum wanita tinggal memilih mau membungkus atau menutup aurat ? (wni.co/jurnalmuslim.com)

Satu-Satunya Pembuktian Dari Cinta Adalah MENIKAHI Bukan Pacaran, yang Setuju Bagikan!



Satu-Satunya Pembuktian Dari Cinta Adalah MENIKAHI Bukan Pacaran, yang Setuju Bagikan!

Islamiqpos - Menikahi adalah satu-satunya jalan untuk mengekspresikan cintamu pada pasanganmu. Menikah sekaligus menjadi pembuktian bahwa kamu memang benar-benar mencintai dia.

Kalau cinta memang seharusnya dibuktikan dengan menikahi, bukan dengan mengajaknya berlama-lama pacaran tanpa kejelasan atau memberinya coklan dan mengajaknya kesana kemari merasakan bahagia yang sesaat.


Tidak Heran Jika Yang Datang Melamar Akan Selalu Menag Dari Pada Yang Setiap Hari Tapi Hanya Ngajak Jalan

Karena yang datang untuk melamar itu sudah jelas mengatakan kalau dirinya siap bertanggung jawab lahir dan batin, tidak heran jika yang datang melamar akan dipilih dan rela melepaskan yang setiap hari datang cuma untuk ngajak jalan-jalan ke sana kema
Karena Pernikahan Adalah Tempat Bermuaranya Cinta Sepasang Manusia Bukankah tujuan utama dari membina sebuah hubungan itu adalah pernikahan. Sudah tentu menikah adalah sebuah keharusan untuk menunjukkan kalau seseorang itu
benar-benar mencintai.
Mencintai seseorang hingga berlebihan setelah menikah itu tidaklah masalah, karena yang kamu cintai adalah milikmu. Berbeda dengan mencintai dia yang hanya setatusnya sebagai pacarmu saja, karena pacarmu sekarang ini masih sangat mungkin untuk dimiliki orang lain
Pernikahan Adalah Sebuah Perjanjian Suci Dimana Tuhan Dan Keluargamu Menjadi Saksi Sebagai Pemersatu Hubunganmu

Apa yang diucapkannya saat melakukan janji suci, adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan dan akan menjadi dosa besar jika diingkari. Bukan hanya berdosa pada wanita yang kamu nikahi saja, tapi juga pada Tuhanmu dan juga kjeluargamu sendiri.
Menikah Adalah Satu-Satunya Jalan Untuk Mengekspresikan Cinta Pada Lawan Jenis Secara Halal. Menikah Itu Menjaga Kesucian Cinta Itu Sendiri

Dengan mengajaknya menikah kamu sudah secara langsung memuliakan pasanganmu. Hanya dalam pernikahanlah kamu akan memuliakan pasangamu, apa yang kamu lakukan pada pasanganmu selama itu baik maka akan dianggap sebagai ibadah.
Dalam Pernikahan Baik Kamu Atau Pun Dia Sama-Sama Dituntut Untuk Bergaul Dengan Baik

Saling memberikan hak satu sama lain, melayani, memberikan cinta, setia, perhatian dan masih banyak hal-hal baik lainnya yang harus dilakukan ketika menjadi pasangan suami istri. Begitulah seharusnya cinta, kamu punya hak penuh pada pasangamu dan meminta apapun pada pasanganmu selagi pasangamu mampu memberikannya.

Sumber : http://www.mediainformasiislam.net/

Nenek Ini Tetap Shalat Meski Sedang Jualan dan Cuaca Panas Menyengat.. Subhanallah..

Nenek Ini Tetap Shalat Meski Sedang Jualan dan Cuaca Panas Menyengat.. Subhanallah..

Islamiqpos - Di tengah panasnya sinar matahari yang menyengat kulit dan ramainya hilir mudik pejalan kaki, seorang nenek tua terlihat mengenakan mukena warna putih sedang khusyuk mendirikan ibadah shalat.

Di samping gerobak tempatnya berjualan, nenek itu ternyata sedang melakukan shalat Asar.

Dia tetap khusyuk beribadah meski cuaca panas yang terasa menyengat kulit. Pikirannya hanya fokus ibadah, berserah diri menghadap kepada sang Ilahi Rabbi.

Nenek yang diketahui bernama Rosmiza Chaniago kini sudah menginjak usia 61 tahun, Dia mengaku tak ingin meninggalkan ibadah shalat wajib kendati sedang melayani pelanggan.


Shalat yang dikerjakan nenek Rosmiza di jalanan ini bukan tanpa alasan, Karena lokasi masjid dari tempatnya berjualan sangat jauh dan tidak memungkinkan baginya untuk pergi karena tidak ada yang menjaga dagangan selain dirinya.

"Ya abis gimana lagi, disini masjidnya jauh. Terpaksa saya shalatnya di samping gerobak ini," tutur nenek Rosmiza ketika ditemui di Jalan Gatot Subroto, Rabu (15/6/2016) kemarin.

Dengan gerobak jualannya, nenek Rosmiza mengaku sudah 30 tahun berjualan lemang di kawasan Bundaran Myjestik. Selain berjualan lemang dia juga menjajakan kue selai, tapai dan aneka gorengan.

Nenek yang sudah memiliki lima cucu ini mengaku sudah terbiasa shalat di tengah bisingnya suara klakson kendaraan dan lalu lalang para pejalan kaki yang melintas di dekatnya.

Salut untuk nenek ini, walaupun sibuk berjualan ia tidak pernah lupa untuk mengerjakan shalat lima waktu, Berikut adalah video Nenek Rosmiza yang sedang melaksanakan shalat di samping gerobaknya,

Sumber : http://www.kabarmakkah.com

MASYAALLOH..!! MARI AMALKAN..!! Ini 11 Tips dari Ayah Musa untuk Jadikan Musa yang Berumur 7 tahun, Sudah Hafal 30 juz Al Quran, dan Lebih dari 1.000 Hadits

MASYAALLOH..!! MARI AMALKAN..!! Ini 11 Tips dari Ayah Musa untuk Jadikan Musa yang Berumur 7 tahun, Sudah Hafal 30 juz Al Quran, dan Lebih dari 1.000 Hadits

Islamiqpos - Saat menunggu di Bandara Soekarno Hatta kemarin, bertemu dengan Abu Musa. Pertemuan yang pasti direncanakan Allah. Ngobrol dari jam 14.30-16.00, ana nyontek ilmu bagaimana beliau menjadikan Musa yang berumur 7 tahun itu sudah mutqin hafal 30 juz.

Info tambahan, Musa sudah hafal ‘Umdatul Ahkam, Arbain Nawawi, Arbain hadits ust Abdul Hakim bin Amir Abdat, dan telah selesai Durusul Lughoh. Sekarang sedang menghafal Bulughul Maram. Semua program menghafalnya Musa dilakukan mandiri oleh Abu Musa di rumah saja!

1. Pada awalnya Musa kata beliau juga sulit menghafal sebagaimana umumnya anak, namun dengan ketekunan akhirnya hafal juga. Kunci paling penting adalah Murajaahnya alias mengulang-ulang hafalan. Perlu diketahui juga Abu Musa tidak hafal semua itu, namun bisa menjadikan Musa hafal dengan kuat.

2. Pergaulan dijaga. Bisa dikatakan Musa kurang bergaul dengan banyak anak, karena memang niat abinya untuk menjaga hafalan.

3. Televisi jauh jauh dah. Musa sangat dijaga jangan sampai nonton televisi. Bukti, pas ana ngobrol dengan beliau di ruang tunggu kebetulan pas di depan televisi beliau minta pindah. Pindah yuk, akh. Takut Musa nantinya lihat televisi, kata beliau.

4. Makanan dijaga. Sari kurma, madu dan propolis selalu diberikan kepada Musa dan adik-adiknya. Menghafal membutuhkan banyak energi! 
5. Rutinitas harian Musa adalah: pagi setengah jam sebelum subuh, tahajud menjadi imam untuk adik-adiknya. Kemudian Subuh berjamaah di masjid. Setelah Subuh murajaahnya sampai jam 9 pagi. Musa kuat murajaah 10 juz dalam sehari secara rutin! Antum berapa, hayoo..

6. Jam 9-10 Makan pagi dll.

7. Jam 10-Dhuhur: Tidur siang. Tidur ini hukumnya wajib untuk Musa.

8. Habis Dhuhur nambah hafalan baru sampai Ashar.

9. Bada Ashar sekarang Musa sedang menghafal Bulughul Maram.

10. Jam 5-maghrib: Waktu bermain

11. Maghrib-Isya: Ikut taklim abinya. Sebelum Abinya nyampaikan taklim, Musa mengawali dengan membaca hafalannya. Dan terkadang hadirin dipersilakan bertanya mengetes. Ini berjalan hampir setiap hari.

Dan unik dan kadang bikin geli, banyak sekolah-sekolah yang mengundang Musa dan ayahnya, dan pengin belajar cara menghafal. Padahal semua tahu, Musa kan ‘tidak sekolah’. Jadi yang sekolah malah belajar sama yang ‘tidak sekolah’.

Saat bertemu, saya langsung tanya, Abu Musa, ya? Kemudian langsung menebak beliau mau ke Mesir untuk lomba Tahfidz sedunia. Dan benar. Dia satu-satunya yang mewakili Indonesia. Semoga menang, Musa!

Sumber : http://www.mediainformasiislam.net/


Tolong Bantu Sebarkan!! Ini Larangan Untuk Mencukur dan Mengerok Bulu Mata atau Alis



Tolong Bantu Sebarkan!! Ini Larangan Untuk Mencukur dan Mengerok Bulu Mata atau Alis

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
.
لَعَنَ اللَّهُ الوَاشِمَاتِ وَالمُوتَشِمَاتِ، وَالمُتَنَمِّصَاتِ وَالمُتَفَلِّجَاتِ، لِلْحُسْنِ المُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ
.
“Allah melaknat tukang tato, orang yang ditato, al-mutanamishah, dan orang yang merenggangkan gigi, untuk kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah.” HR. Bukhari 4886, Muslim 2125, dan lainnya Makna Al-Mutanamishah
.
Al-Mutanamishah adalah para wanita yang minta dicukur bulu di wajahnya. Sedangkan wanita yang menjadi tukang cukurnya namanya An-Namishah. Syarh Muslim An-Nawawi, 14/106
.
An-Nawawi juga menegaskan, bahwa larangan dalam hadis ini tertuju untuk bulu alis,
.
وأن النهي إنما هو في الحواجب وما في أطراف الوجه
.
“Larangan tersebut adalah untuk alis dan ujung-ujung wajah (Al Mutanamishah).” Sharh Shahih Muslim, 14/106
.
(Jehanara)
.
Tag sahabat hijrahmu :)
.
.
Wallahu a'lam | Semoga bermanfaat

SUBHANALLAH...!!! JANGANLAH Kamu Malu Apalagi Segan Untuk Menagih Hutang....(( BANTU BAGIKAN ))

SUBHANALLAH...!!! JANGANLAH Kamu Malu Apalagi Segan Untuk Menagih Hutang....(( BANTU BAGIKAN ))

Dari Abu Qotaadah radhiallahu 'anhu :


...فَقَامَ رَجُلٌ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللهِ، تُكَفَّرُ عَنِّي خَطَايَايَ؟ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «نَعَمْ، إِنْ قُتِلْتَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَأَنْتَ صَابِرٌ مُحْتَسِبٌ، مُقْبِلٌ غَيْرُ مُدْبِرٍ»، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كَيْفَ قُلْتَ؟» قَالَ: أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللهِ أَتُكَفَّرُ عَنِّي خَطَايَايَ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «نَعَمْ، وَأَنْتَ صَابِرٌ مُحْتَسِبٌ، مُقْبِلٌ غَيْرُ مُدْبِرٍ، إِلَّا الدَّيْنَ، فَإِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ قَالَ لِي ذَلِكَ»
"…Lalu ada seorang lelaki berdiri dan berkata, "Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku terbunuh di jalan Allah, apakah dosa-dosaku akan tertebuskan?". Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Iya, jika engkau meninggal berjihad di jalan Allah dan engkau dalam kondisi bersabar dan berharap, maju dan tidak mundur".

Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Bagaimana yang kau katakan?". Lelaki itu berkata, "Bagaimana, jika aku terbunuh di jalan Allah, apakah dosa-dosa tertebuskan?". Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Iya, dan engkau dalam kondisi bersabar dan berharap, maju dan tidak mundur, Kecuali Hutang, sesungguhnya Jibril mengatakan hal itu kepadaku" (HR Muslim no 1885)

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda 


الْقَتْلُ فِي سَبِيلِ اللهِ يُكَفِّرُ كُلَّ شَيْءٍ، إِلَّا الدَّيْنَ
"Terbunuh di jalan Allah menghapuskan seluruhnya kecuali hutang" (HR Muslim no 1886)

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata :


وَأَمَّا قَوْلُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا الدَّيْنَ فَفِيهِ تَنْبِيهٌ عَلَى جَمِيعِ حُقُوقِ الْآدَمِيِّينَ وَأَنَّ الْجِهَادَ وَالشَّهَادَةَ وَغَيْرَهُمَا مِنْ أَعْمَالِ الْبِرِّ لَا يُكَفِّرُ حُقُوقَ الْآدَمِيِّينَ وَإِنَّمَا يُكَفِّرُ حُقُوقَ اللَّهُ تَعَالَى
"Adapun sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam (Kecuali Hutang) maka sebagai peringatan atas seluruh hak-hak orang lain, dan bahwasanya jihad dan mati syahid serta amalan kebajikan yang lain tidaklah menebus hak-hak orang lain, hanyalah menebus hak-hak Allah ta'aala" (Al-Minhaaj Syarh Shahih Muslim 13/29)

Jika amalan yang sangat hebat seperti jihad ternyata tidak bisa menggugurkan dosa tidak membayar hutang, maka bagaimana lagi dengan amalan-amalan yang rendah dibawah jihad??

Dari Salamah bin al-Akwa' radhiallahu 'anh


أن النبي صلى الله عليه وسلم أتي بجنازة ليصلي عليها فقال هل عليه من دين قالوا لا فصلى عليه ثم أتي بجنازة أخرى فقال هل عليه من دين قالوا نعم قال صلوا على صاحبكم قال أبو قتادة علي دينه يا رسول الله فصلى عليه
"Bahwasanya Nabi shallallahu 'alahi wa sallam didatangkan kepada beliau jenazah, maka beliau berkata, "Apakah dia memiliki hutang?". Mereka mengatakan, "Tidak". Maka Nabipun menyolatkannya. Lalu didatangkan janazah yang lain, maka Nabi shallallahu 'alahi wa sallam berkata, "Apakah ia memiliki hutang?", mereka mengatakan, "Iya", Nabi berkata, "Sholatkanlah saudara kalian". Abu Qotadah berkata, "Aku yang menanggung hutangnya wahai Rasulullah". Maka Nabipun menyolatkannya" (HR Al-Bukhari no 2295)

Dalam riwayat yang lain :


فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَقِيَ أَبَا قَتَادَةَ يَقُولُ مَا صَنَعَتِ الدِّينَارَانِ حَتَّى كَانَ آخِرَ ذَلِكَ أَنْ قَالَ قَدْ قَضَيْتُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْآنَ حِينَ بَرَّدْتَ عَلَيْهِ جِلْدَهُ
"Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam setiap bertemu dengan Abu Qitaadah Nabi berkata kepadanya, "Bagaimana dengan dua dinar (yaitu yang menjadi tanggungan Abu Qotadah atas mayat)?". Hingga akhirnya Abu Qotaadah berkata, "Aku telah membayarnya wahai Rasulullah!". Nabi berkata, "Sekarang engkau telah mendinginkan kulitnya" (HR Al-Hakim, dan dishahihkan oleh beliau serta disepakati oleh Adz-Dzahabi, dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

Al-Hafiz Ibnu Hajar berkata :


وَفِي هَذَا الْحَدِيثِ إِشْعَارٌ بِصُعُوبَةِ أَمْرِ الدَّيْنِ وَأَنَّهُ لَا يَنْبَغِي تَحَمُّلُهُ إِلَّا مِنْ ضَرُورَةٍ
"Dan dalam hadits peringatan akan beratnya permasalan hutang, dan bahwasanya tidak sepantasnya seseorang berhutang kecuali dalam kondisi darurat" (Fathul Baari 4/468)

Hal ini mengingatkan kepada kita bahwa jangan pernah meremehkan amanah dan hutang. Berikut beberapa perkara yang mungkin perlu diperhatikan :

Pertama : Jangan pernah "pekewuh" (merasa tidak enak) kepada orang yang hendak meminjam uang dari kita, untuk mencatat hutang tersebut. Karena mencatat hutang adalah sunnah yg ditinggalkan. Padahal ayat yang terpanjang dalam al-Qur'an adalah tentang pencatatan hutang, Allah berfirman


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ وَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ وَلا يَأْبَ كَاتِبٌ أَنْ يَكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللَّهُ فَلْيَكْتُبْ وَلْيُمْلِلِ الَّذِي عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلا يَبْخَسْ مِنْهُ شَيْئًا فَإِنْ كَانَ الَّذِي عَلَيْهِ الْحَقُّ سَفِيهًا أَوْ ضَعِيفًا أَوْ لا يَسْتَطِيعُ أَنْ يُمِلَّ هُوَ فَلْيُمْلِلْ وَلِيُّهُ بِالْعَدْلِ وَاسْتَشْهِدُوا شَهِيدَيْنِ مِنْ رِجَالِكُمْ فَإِنْ لَمْ يَكُونَا رَجُلَيْنِ فَرَجُلٌ وَامْرَأَتَانِ مِمَّنْ تَرْضَوْنَ مِنَ الشُّهَدَاءِ أَنْ تَضِلَّ إِحْدَاهُمَا فَتُذَكِّرَ إِحْدَاهُمَا الأخْرَى وَلا يَأْبَ الشُّهَدَاءُ إِذَا مَا دُعُوا وَلا تَسْأَمُوا أَنْ تَكْتُبُوهُ صَغِيرًا أَوْ كَبِيرًا إِلَى أَجَلِهِ ذَلِكُمْ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ وَأَقْوَمُ لِلشَّهَادَةِ وَأَدْنَى أَلا تَرْتَابُوا إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً حَاضِرَةً تُدِيرُونَهَا بَيْنَكُمْ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَلا تَكْتُبُوهَا وَأَشْهِدُوا إِذَا تَبَايَعْتُمْ 
وَلا يُضَارَّ كَاتِبٌ وَلا شَهِيدٌ وَإِنْ
تَفْعَلُوا فَإِنَّهُ فُسُوقٌ بِكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
  "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang
itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau Dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). jika tak ada dua oang lelaki, Maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa Maka yang seorang mengingatkannya. janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, Maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. jika kamu lakukan (yang demikian), Maka Sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu" (QS Al-Baqoroh : 282)

Kedua : Dengan mencatat hutang piutang maka akan mendatangkan kemaslahatan.

- Dengan mencatat piutang, apabila kita meninggal, piutang tersebut akan dimanfaatkan oleh ahli waris kita, sehingga dimasukkan dalam harta warisan

- Dengan mencatat hutang, apabila kita meninggal maka ahli waris kita akan melunasi hutang kita dari harta peninggalan kita, atau ada kerabat, atau sahabat, atau orang lain yang mau berkorban melunasi hutang kita. Tentunya hal ini akan sangat mengurangi beban kita di akhirat 

Ketiga : Jangan pernah malu untuk menagih hutang. Justru kalau kita sayang kepada orang yang berhutang maka hendaknya kita menagih hutang tersebut darinya. Karena kalau kita malu menagih hutang bisa menimbulkan kemudorotan bagi kita dan juga baginya, diantaranya :

- Kita jadi dongkol terus jika bertemu dengan dia, bahkan bisa jadi kita terus akan menggibahnya karena kedongkolan tersebut, padahal kita sendiri malu untuk menagih hutang tersebut.

- Jika kita membiarkan dia berhutang hingga meninggal dunia maka ini tentu akan memberi kemudorotan kepadanya di akhirat kelak

Keempat : Ingatlah…, jika hutang tidak dibayar di dunia maka akan dibayar di akhirat dengan pahala, padahal pada hari tersebut setiap kita sangat butuh dengan pahala untuk memperberat timbangan kebaikan kita. Hari akhirat tidak ada dinar dan tidak ada dirham untuk membayar hutang kita !!

Kelima : Jangan pernah meremehkan hutang meskipun sedikit. Bisa jadi di mata kita hutang 100 ribu rupiah adalah jumlah yg sedikit, akan tetapi di mata penghutang adalah nominal yang berharga dan dia tidak ridho kepada kita jika tidak dibayar, lantas dia akan menuntut di hari kiamat.

Keenam : Jangan pernah berhusnudzon kepada penghutang. Jangan pernah berkata : "Saya tidak usah bayar hutang aja, dia tidak pernah menagih kok, mungkin dia sudah ikhlaskan hutangnya"

Ketujuh : Jika punya kemampuan untuk membayar hutang maka jangan pernah menunda-nunda. Sebagian kita tergiur untuk membeli barang-barang yang terkadang kurang diperlukan, sehingga akhirnya uang yang seharusnya untuk bayar hutang digunakan untuk membeli barang-barang tersebut, akhirnya hutang tidak jadi dibayar.

Kedelapan : Jangan menunggu ditagih dulu baru membayar hutang, karena bisa jadi pemilik piutang malu untuk menagih, atau bisa jadi dia tidak menagih tapi mengeluhkanmu kepada Allah.


نَامَتْ عُيُوْنُكَ وَالْمَظْلُوْمُ مُنْتَبِهُ يَدْعُو عَلَيْكَ وَعَيْنُ اللهِ لَمْ تَنَم
"Kedua matamu tertidur sementara orang yang engkau dzolimi terjaga…
Ia mendoakan kecelakaan untukmu, dan mata Allah tidaklah pernah tidur"

Kesembilan : Berhutang kepada orang lain –jika memang mendesak- bukanlah perkara yang tercela. Bukankah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dalam kondisi memiliki hutang kepada seorang Yahudi karena menggadaikan baju perang beliau??

Dari Aisyah radhiallahu 'anhaa


أن النبي صلى الله عليه وسلم اشترى من يهودي طعاما إلى أجل معلوم وارتهن منه درعا من حديد
"Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membeli makanan dari seorang yahudi dengan berhutang dan beliau menggadaikan baju perangnya dari besi" (HR Al-Bukhari no 2252 dan Muslim no 1603)

Akan tetapi perhatikanlah…, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidaklah berhutang kecuali dalam kondisi terdesak…untuk membeli makanan !!!., bukan untuk membeli perkara-perkara yang tidak mendesak !!.

Lalu lihatlah…Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidaklah berhutang kecuali karena memang beliau sudah tidak punya sesuatupun yang bisa digunakan untuk membeli makanan, hingga akhirnya yang digadaikan adalah baju perang beliau??. 


Kesepuluh : Jika seseorang harus berhutang maka perbaiki niatnya, bahwasanya ia akan mengmbalikan hutangnya tersebut, agar ia dibantu oleh Allah.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata ;


من أخذ أموال الناس يريد أداءها أدى الله عنه ومن أخذ يريد إتلافها أتلفه الله
"Barang siapa yang mengambil harta manusia/orang lain dengan niat untuk mengembalikannya maka Allah akan menunaikannya. Akan tetapi barangsiapa yang mengambil harta orang lain dengan niat untuk merusaknya maka semoga Allah merusaknya" (HR Al-Bukhari no 2387)

Kesebelas : Jika merasa tidak mampu membayar hutang dalam waktu dekat maka janganlah sampai ia berjanji dusta kepada penghutang. Sering kali hutang menyeret seseorang untuk mengucapkan janji-janji dusta, padahal dusta merupakan dosa yang sangat buruk

Kedua belas : Jika seseorang telah berusaha untuk membayar hutang namun ia tetap saja tidak mampu, maka semoga ia diampuni oleh Allah.

Al-Qurthubi rahimahullah berkata:


لكن هذا كله إذا امتنع من أداء الحقوق مع تمكنه منه، وأما إذا لم يجد للخروج من ذلك سبيلاً فالمرجو من كرم الله تعالى إذا صدق في قصده وصحت توبته أن يرضي عنه خصومه
"Akan tetapi hal ini (tidak ada ampunan bagi yang berhutang-pen) seluruhnya jika orang yang berhutang tidak mau menunaikan hak orang lain padahal ia mampu. Adapun orang yang tidak memiliki kemampuan untuk membayar hutang, maka diharapkan dari karunia dan kedermawanan Allah, jika ia jujur dalam tujuannya (untuk membayar hutang-pen) dan taubatnya telah benar maka Allah akan menjadikan musuhnya (yang memberikan piutang) akan ridho kepadanya" (Dalil Al-Faalihin 2/540)
sumber : detakmuslim.com